Qur'an surat al-kahfi (18)
Hapalkan 10 ayat awal dan akhir
14 kombinasi qur'an
al-qur'an online
Rabu, 18 Agustus 2010
Selasa, 02 Februari 2010
Mungkinkah Merubah Kombinasi Alif Laam Miim (الم) Menjadi Kombinasi Yang Lain...?
Perhatikan tabel KOMBINASI BENTANG (78 langkah) dengan seksama. Jika sebelumnya kita fokus pada langkah huruf atau langkah angka yang berwarna, maka, saat ini konsentrasi pada setiap langkah angka yang mewakili huruf alif (ا) pada setiap kombinasi alif laam miim (الم). Selanjutnya, maka perhatikan tabel di bawah ini :

Letak langkah alif laam miim (الم) dengan konsentrasi pada huruf alif (ا), dapat dirangkum seperti tabel di bawah ini (perhatikan kolom yang diarsir warna kuning) :

Tabel 2
Perhatikan tabel 2 diatas, ternyata jumlah LETAK LANGKAH alif (ا) yaitu = 203 (tidak berkelipatan 19). Alif (ا) No.1 ketemu dengan alif (ا) No.2 pada 3 langkah ke depan, alif (ا) No.2 ketemu dengan alif (ا) No.15 pada 41 langkah ke depan, begitu seterusnya. Jadi, dari 53 langkah ke depan, alif (ا) No.1 menemui alif (ا) pada kombinasi yang sama (alif laam miim (الم)) sebanyak 5 kali.
Itu bukanlah fenomena yang membosankan dan kebetulan, tapi itu adalah fenomena tidak mencocokkan... Seperti itukah mukjizat...?!
Angka 4 dalam Romawi = IV
Angka 5 dalam Romawi = V


Tabel 4
Ambil contoh :
Misalnya kita mencari angka 15, maka, angka 15 hadir pada kartu 1, kartu 2, kartu 3 dan kartu 4, langkah selanjutnya jumlahkan angka terkecil (kotak yang diarsir warna biru muda) pada tiap kartu tersebut :
Kartu 1 = 1
Kartu 2 = 2
Kartu 3 = 4 dan
Kartu 4 = 8
Maka, 1+2+4+8 = 15
Apakah hal tersebut adalah aneh atau memang ada rumusnya...? Penulis kebingungan dalam menghadapi hal ini, sebab alif laam miim (الم) pada al-qur’an juga berjumlah 127, untuk kejelasannya silahkan juga baca posting yang berjudul, “Kenapa jumlah الم (Alif Laam Miim) = 127?”
Wallahu a’lam...
Selasa, 26 Januari 2010
Siapa Yang Menyusun...?

Tabel 1
Jika dicermati lebih jauh lagi, sebenarnya kombinasi alif laam miim (الم) pada al-qur’an terulang sebanyak 6 kali, dan anehnya kemungkinan kombinasi lain yang dapat dibentuk dari huruf alif, laam dan miim (الم) juga 6 macam, pertanyaannya adalah, kenapa SELURUHNYA HARUS ALIF LAAM MIIM (الم)...?! Kenapa pada...
- surat 2 = alif laam miim (الم)
- surat 3 = alif laam miim (الم)
- surat 29 = alif laam miim (الم)
- surat 30 = alif laam miim (الم)
- surat 31 = alif laam miim (الم), dan
- surat 32 = juga alif laam miim (الم)...??!!

Tabel 2
Jika demikian, terlalu panjang dan melebar kita berpikir, akan tetapi marilah kita fokus pada tabel 2 di atas kolom “kombinasi”, seluruhnya berlainan (sebanyak 6 macam) sesuai dengan kemungkinan kombinasi yang dapat dihasilkan dari jumlah huruf pembentuknya (3 huruf), alif laam dan miim. Nah... mengapa pada quran surat nomor urutan ke 2,3,29,30,31 dan 32 seluruhnya berkombinasi alif laam miim (الم)...?!
Ambil sebuah dadu yang dibuat secara adil, tidak memihak pada salah satu permukaan dadu yang akan/harus muncul (memiliki 6 permukaan), kemudian marilah kita beri nama setiap permukaannya itu sebagai berikut :

Itulah contoh sederhana yang dihubungkan dengan KONSEP KEMUNGKINAN yang dapat terjadi.
Jika kita berpikir kritis tetapi adil/tidak memihak, maka, kita tidak akan mengatakan bahwa, “itu adalah dadu yang diatur, semua orang bisa melakukannya...!!” akan tetapi, yang akan dikatakan adalah, “bagaimana orang tersebut dapat mengetahui pada lemparan yang ke 2,3,29,30,31 dan 32 permukaan alif laam miim (الم) akan keluar, dan selamanya tidak akan keluar lagi...?!”
Hal ini menunjukkan bukan sembarang lemparan dadu, akan tetapi kombinasi al-qur’an adalah LEMPARAN DADU YANG DIATUR...!! Lantas, siapa yang dapat mengatur dan menyusunnya...?! Rumus yang bagaimana dapat disusun jika seseorang melempar dengan cara tertentu, maka akan keluar permukaan dadu seperti yang telah ditetapkan...?!
Yang jelas, nabi Muhammad SAW berada pada posisi penerima wahyu, pemberi kabar dan peringatan...
Wallaahu a’lam...
Senin, 28 September 2009
232 + 434 = 666
Selain itu juga, ada baiknya jika para pembaca kembali lihat posting sebelumnya (Wahyu Yang Tidak Sekedar Berkelipatan 19...!!!), kemudian perhatikan tabel 2 dan tabel 3 pada posting tersebut. Setelah itu, perhatikan tabel di bawah ini terutama pada huruf-huruf atau angka-angka yang berwarna :


Pahami dengan baik-baik persamaan dan perbedaan antara KOMBINASI GULUNG dan KOMBINASI BENTANG. Sebab dari hal itulah kita akan menemui sistematisnya kombinasi Qur’an.
Memang benar bahwa, 232+434 = 666, akan tetapi, dapatkah anda membuat suatu kombinasi huruf atau angka dengan menggunakan langkah yang sistematis seperti Qur’an...?! Ketika langkah pada huruf yang pertama kali digunakan di KOMBINASI BENTANG ditotalkan, maka, totalnya HARUS merupakan selisih dari total seluruh langkah KOMBINASI GULUNG (Qur’an = 666) dengan total langkah huruf yang pertama kali digunakan pada KOMBINASI GULUNG (Qur’an = 232), dalam hal ini, pada “kombinasi gulung Qur’an” terdapat 36 langkah, dengan total penjumlahan deret hitungnya = 666, kemudian 232 merupakan total deret hitung untuk langkah huruf-huruf yang digunakan pertama kali pada “kombinasi gulung Qur’an”, jadi, 666-232 = 434.
Ibarat seperti ketika siapapun ingin membuat suatu kombinasi huruf yang sistematis, maka, ia harus memperhitungkan tempat (langkah) dan jenis huruf yang akan membentuk kombinasi, pada kombinasi-kombinasi setelahnya ataupun sebelumnya...!!! Apakah anda dapat membuatnya...??!! Atau malah tambah membuat anda menjadi semakin bingung dalam memahami hal ini...??!! Sungguh benar-benar SISTEMATIS...!!!
Senin, 24 Agustus 2009
Wahyu Yang Tidak Sekedar Berkelipatan 19…!!!
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”


Tabel 3
Jika total 36 langkah = 666, maka total 14 langkah untuk huruf-huruf pada Al-Qur’an yang digunakan pertama kali adalah 232. Dengan kata lain, sisa 22 langkah (36-14 = 22) haruslah berjumlah 434 (666-232 = 434). Hal tersebut tidaklah aneh dan memang harus begitu, jika tidak percaya, silahkan jumlahkan sendiri langkah-langkah yang belum tertulis pada tabel 3 di atas, pasti akan berjumlah 434 (jumlahkan langkah-langkah di tabel 2, dengan mengacu pada angka-angka yang tidak berwarna (warna hitam), bukankah jumlahnya = 434 ..?!)
Wallaahu a’lam...
Minggu, 19 Juli 2009
Apakah Benar Berikut Adalah Dalil Matahari Mengelilingi Bumi (MMB)?
“Sesungguhnya Allah mendatangkan matahari dari timur, maka datangkanlah matahari tersebut dari barat (Q.S. Al-baqarah : 258)”
Akan tetapi, artinya akan menjadi sangat berbeda jika kita menghilangkan huruf ba (ب) nya menjadi :
فَإِنَّ أَحْمَدَ يَأْتِيْ السَّيَّارَةَ مِنَ الْمَشْرِقِ
- Siapa yang datang dari timur? tentu jawabannya adalah Ahmad
- Dengan apa Ahmad datang dari timur? jawabannya adalah dengan mobil
Jumat, 08 Mei 2009
Bagaimana Menjawab Tantangan Sandi Qur’an?

Ingat, urutan yang disusun pada tabel di atas adalah sesuai penomoran dari yang terkecil hingga terbesar. Maka, bilangan prima (2,3,5,7,11,13) tersebut seluruhnya terulang sebanyak total 19 kali. Pertanyaannya, apakah pengulangan total bilangan prima sebanyak 19 kali adalah jumlah yang paling banyak? Maka jawabannya adalah TIDAK, sebab dari total 36 langkah tersebut maka terdapat sisa 17 langkah yang bukan bilangan prima, yaitu 36-19=17, jadi ada kemungkinan kombinasi lain yang dapat dibentuk untuk mendapatkan jumlah bilangan prima yang paling banyak...!!
Dan jawabannya adalah, dengan mengatur kombinasi seperti di bawah ini, maka akan didapatkan jumlah bilangan prima maksimum :

Jumlah bilangan prima akhirnya didapatkan dengan total sebanyak 28 kali (jumlahkan pengulangan pada kolom “diulang” yang berwarna HIJAU, 6 + 6 + 4 + 4 + 4 + 4 = 28). Anda dapat mengatur apapun kombinasi atau jenis kodenya antara No.2 sampai 13, akan tetapi kombinasi No.1 haruslah seperti di atas (perhatikan No.1 pada tabel 2), sebab, hal tersebut menunjukkan keteraturan penggunaan huruf pada kombinasi yang akan dibentuk, dan yang jelas jumlah maksimum pasti harus 28, dan hanya ada 8 yang bukan bilangan prima. Akhirnya, INILAH JAWABAN TANTANGAN terhadap tulisan sebelumnya yaitu “Kode-Kode Al-Qur’an Yang Sistematis”.
Akan tetapi timbul permasalahan baru...!! Jika kita amati kombinasi sandi yang dihasilkan dari jumlah pengulangan bilangan prima yang maksimum, maka, terdapat hanya 2 kombinasi saja yang dimana kombinasi tersebut huruf-huruf pembentuknya mewakili untuk kombinasi keseluruhan. Kombinasi itu adalah :
- ABCDEFGHIJKLM
- N
Sebelumnya, marilah kita ambil deret hitung sebanyak 14 langkah yang berurutan, dari mana saja anda memulai, yang jelas harus 14 langkah berurutan.
Dan ternyata, dari 14 langkah (dari manapun anda akan memulai), maka, jumlah bilangan prima maksimum adalah sebanyak 6 macam. Dan 6 macam bilangan prima itu adalah 6 bilangan prima awal, yaitu 2,3,5,7,11 dan 13.
Kenapa hal ini menjadi masalah untuk menjawab tantangan...?! Sebab, di dalam Al-Qur’an, hanya ada 6 kombinasi saja, yang huruf-huruf pembentuknya mewakili untuk pembentukan kombinasi seluruhnya. Kombinasi itu adalah :

Nah... jika 6 kombinasi tersebut mewakili jumlah 6 bilangan prima maksimum yang dapat dihasilkan dari 14 langkah (dari manapun anda memulainya), maka, tentu hal ini akan membuat kita berpikir bahwa, 14 macam sandi di dalam Al-Qur’an benar-benar sistematis...!!! Sebab, tidak sekedar pengulangan bilangan prima sebanyak 19 kali saja, bahkan mungkin 19 kali pengulangan bilangan prima bukan yang maksimum?! Pada kenyataannya 19 kali pengulangan bilangan prima dari kombinasi Al-Qur’an yang dibentuk adalah jumlah maksimum, bahkan secara urutan terbalik (penjelasannya nanti akan datang). Yang jelas kita menghadapi fakta bahwa, jumlah kombinasi dasar (sebanyak 6 macam) benar-benar telah menunjukkan hubungan sistematis bahwa, bilangan prima telah menjelaskannya...!!
Jadi, dapatkah anda membuat yang sepertinya...?!